Berita Terkini

945

KPU Rampungkan Pleno, Paslon 3 Raih Suara Terbanyak

BANDAR LAMPUNG -- KPU Kota Bandar Lampung merampungkan rapat pleno rekapitulasi hasil penghitungan suara tingkat Kota Bandar Lampung pada Pilkada 2020, Selasa (15/12/2020) di Hotel Emersia. Berdasarkan hasil rapat pleno tersebut, pasangan calon nomor urut 1 Rycko Menoza-Johan Sulaiman meraih 92.428 suara. Pasangan calon nomor urut 2 M. Yusuf Kohar-Tulus Purnomo meraih 93.280 suara. Kemudian pasangan calon nomor urut 3 Eva Dwiana-Deddy Amarullah meraih suara terbanyak yakni 249.241 suara. Hasil penghitungan suara tingkat kota ini pun ditandatangani oleh komisioner KPU Kota Bandar Lampung, Bawaslu Kota Bandar Lampung, dan saksi pasangan calon. Kemudian untuk jumlah suara sah sebanyak 434.949, jumlah suara tidak sah 12.496, sehingga jumlah suara sah dan suara tidak sah sebanyak 447.445. (*)


Selengkapnya
940

KPU Gelar Rapat Pleno Terbuka Hasil Penghitungan Suara

BANDAR LAMPUNG -- KPU Kota Bandar Lampung menggelar rapat pleno terbuka rekapitulasi hasil penghitungan suara tingkat Kota Bandar Lampung pada Pilkada 2020 di Kota Bandar Lampung, Selasa (15/12/2020) di Hotel Emersia. Ketua KPU Kota Bandar Lampung Dedy Triyadi mengatakan, dalam rapat pleno terbuka ini akan didengarkan pemaparan dari masing-masing kecamatan terkait hasil pleno penghitungan suara pasangan calon, jumlah mata pilih, suara sah, dan suara tidak sah serta lainnya. "Pada rapat pleno ini akan mendengarkan hasil pleno dari masing-masing kecamatan terkait penghitungan suara dan berita acaranya yang dilakukan pada 12 Desember 2020 lalu," kata dia. Dedy mengatakan, pada pelaksanaan rapat pleno terbuka ini dihadiri oleh PPK dari masing-masing kecamatan, pihak Bawaslu, dan saksi pasangan calon. "Rapat pleno terbuka ini pun menerapkan protokol kesehatan seperti anggota PPK yang hadir sebelumnya melakukan rapid test sebagai ikhtiar kami agar tidak ada cluster dalam Pilkada," ujarnya. Hingga saat ini masing-masing kecamatan sedang membacakan hasil pleno di kecamatannya. (*)


Selengkapnya
946

KPU dan UKM Zoom Unila Gelar Pameran Foto

BANDAR LAMPUNG -- KPU Kota Bandar Lampung bekerjasama dengan UKM Fotografi Zoom Universitas Lampung menyelenggarakan pameran foto di lantai 3 Mal Boemi Kedaton, Bandar Lampung, Senin (14/12/2020). Kegiatan pameran foto yang bertemakan Pilkada di Tengah Pandemi ini dibuka langsung oleh Komisioner KPU RI Viryan Azis. Dalam sambutannya, Komisioner KPU RI Viryan Azis menjelaskan, pameran foto ini bisa memiliki nilai sejarah untuk mendokumentasikan pelaksanaan Pilkada Serentak tahun 2020 walaupun di tengah pandemi Covid-19. "Saya cukup bangga dengan KPU Kota Bandar Lampung, karena saat ini KPU sedang sibuk dalam penghitungan surat suara, KPU Kota Bandar Lampung ada kegiatan lain seperti pameran foto ini," kata dia. Sementara itu, Ketua KPU Kota Bandar Lampung Dedy Triyadi menerangkan, kegiatan lomba dan pameran foto ini merupakan kegiatan yang kedua kalinya setelah sebelumnya dilakukan pada pelaksanaan Pilkada Tahun 2015 lalu. "Pelaksanaan lomba foto dan pameran foto ini bertujuan untuk meningkatkan partisipasi pemilih di Kota Bandar Lampung pada Pilkada Tahun 2020," kata dia. Menurut Dedy, selain ada pameran foto, panitia akan mengadakan sharing mengenai fotografi dan dilanjutkan pengumuman pemenang lomba foto pada 17 Desember 2020. (*)


Selengkapnya
977

KPU Telah Terima Data 100% dari 1.700 TPS Melalui E-Rekap

BANDAR LAMPUNG -- KPU Kota Bandar Lampung sudah menerima data 100% dari seluruh TPS sebanyak 1.700 melalui aplikasi elektronik rekapitulasi (e-rekap) Gerbang Demokrasi. Berdasarakan data yang diterima hingga pukul 07.00 WIB, Jumat (11/12/2020), dari DPT sebanyak 647.278 pemilih yang mengunakan hak pilihnya sebanyak 447.759 atau 69%. "Kalau dilihat dari Pilkada tahun 2015 lalu dengan tingkat partisipasi pemilih sebesar 66%, untuk Pilkada tahun 2020 ini tingkat partisipasi pemilih sebesar 69% atau ada kenaikan sekitar 3%," kata Dedy di ruang kerjanya, Jumat (11/12/2020). Dirinya menjelaskan, untuk e-rekap ini sebagai transparansi dan akuntabilitas kinerja KPU Kota Bandar Lampung dalam pemunggutan dan penghitungan suara (real count). Namun bukan hasil resmi karena berdasarakan regulasi bahwa rekapitulasi suara dilakukan secara berjenjang. "E-rekap dari aplikasi Gerbang Demokrasi ini real count dari 1.700 TPS sebagai transparansi dan akuntablitas KPU Kota Bandar Lampung dalam proses penghitungan suara 9 Desember lalu," ujar Dedy. Dia menambahkan, berdasarkan PKPU tentang jadwal dan tahapan, rapat pleno rekapitulasi tingkat kecamatan pada tanggal 10-14 Desember 2020. Jadwal rapat pleno PPK dilakukan serentak hari Sabtu (12/12/2020) mulai jam 09.00 hingga selesai di 20 kecamatan. "Setelah itu jadwal rapat pleno tingkat KPU kota direncanakan hari Selasa atau Rabu tanggal 15 atau 16 Desember 2020," kata mantan jurnalis ini. Menurutnya, KPU Kota Bandar Lampung saat ini sedang menyelesaikan pengiriman dan upload data hasil penghitungan suara dari seluruh 1.700 TPS melalui aplikasi Sirekap yang pengirimannya langsung ke server KPU. Aplikasi sistem informasi rekapitulasi elektronik (Sirekap) merupakan alat bantu dalam penghitungan suara dari TPS  produk KPU RI dan dikirim ke server disana langsung dari KPPS pada hari pemunggutan suara 9 Desember. Sedangkan e-rekap adalah aplikasi produk KPU Kota Bandar Lampung pengiriman ke server di kantor KPU kota oleh PPS setelah mengumpulkan hasil dari setiap TPS di 126 kelurahan se-Kota Bandar Lampung. "Kita mempublikasikan e-rekap ini sebagai bentuk transparansi dan akuntabilitas keterbukaan KPU dalam proses penghitungan suara. Karena opini publik sudah terbentuk oleh hasil quick count lembaga survey padahal quick count ini bukan real count dari seluruh TPS di Bandar Lampung," jelasnya. Dedy pun menyatakan mengucapkan terima kasih kepada pemilih atas partisipasinya di 9 Desember lalu. "Partisipasi pemilih pada Pilkada 2020 ini ada kenaikan 3 persen dari Pilkada 2015 lalu, ini capaian bagus karena Pilkada di tengah pandemi. Ini sebuah kerja keras dari semua pihak mulai dari pemilih, relawan demokrasi, Bawaslu, dan media," kata dia. (*)


Selengkapnya
962

KPU Supervisi dan Monitoring KPPS di Lapas Rajabasa

BANDAR LAMPUNG -- KPU Kota Bandar Lampung melakukan supervisi dan monitoring terhadap KPPS di Lapas Kelas I Rajabasa, Bandar Lampung, Selasa (8/12/2020) pagi. Supervisi dan monitoring ini dilakukan untuk kesiapan hari pencoblosan pada 9 Desember 2020. Diketahui akan ada TPS di dalam Lapas tersebut untuk melayani pemilih yang ada di dalam Lapas. Di dalam Lapas tersebut akan ada TPS 10 yang masuk ke dalam Kelurahan Rajabasa Pemuka, Kecamatan Rajabasa. "Kami dalam supervisi dan monitoring di Lapas ini didampingi oleh PPK Rajabasa dan PPS Kelurahan Rajabasa Pemuka. Didampingi juga oleh Panwascam dan PTPS," kata Komisioner KPU Kota Bandar Lampung Ika Kartika, Selasa (8/12/2020). Ika menerangkan, data DPT di Lapas Kelas 1 Rajabasa ini berjumlah 238 orang ditambah dengan pemilih sekitar Lapas seperti penghuni rumah dinas dan keluarganya yang ada KTP Bandar Lampung. "Di TPS Lapas ini juga berpotensi ada pemilih pindahan pengguna A5 seperti untuk KPPS yang bertugas," ujarnya. (*)


Selengkapnya
946

KPU Musnahkan 1.316 Surat Suara Rusak

BANDAR LAMPUNG -- KPU Kota Bandar Lampung memusnahkan surat suara yang rusak dalam pemilihan wali kota dan wakil wali kota Bandar Lampung di halaman belakang kantor KPU setempat, Selasa (8/12/2020). Ketua KPU Kota Bandar Lampung Dedy Triyadi menjelaskan, satu hari menjelang pemilihan, KPU Kota Bandar Lampung memusnahkan 1.316 surat suara yang rusak. "Kami sudah melakukan packing dan pendistribusian logistik, termasuk APD. Hari ini kami melakukan pemusnahan 1.316 surat suara yang rusak," ujarnya. Kegiatan pemusnahan surat suara yang rusak dengan cara dibakar ini dihadiri juga oleh pihak Bawaslu, Polresta Bandar Lampung, Kodim 0410 Kota Bandar Lampung, Kejari, dan Kesbangpol. Sementara itu, Komisioner Bawaslu Kota Bandar Lampung Yusni Ilham mengatakan, pihak Bawaslu sudah melakukan pengawasan terkait logistik pilkada surat suara ini mulai dari pencetakan di Jawa Timur hingga pemusnahan surat suara yang rusak hari ini. "Saya berharap pemusnahan ini benar-benar surat suara yang rusak dan tidak terpakai. Dan ini juga menjawab opini masyarakat bahwa ada surat suara yang disimpan," kata dia. (*)


Selengkapnya